Rabu, 20 April 2022
Senin, 21 Maret 2022
Maret 21, 2022
Intihak
download, Penilaian, Ujian Madrasah
No comments
ADMINISTRASI UJIAN MADRASAH YANG WAJIB ADA
No. | URAIAN | ||
| A | ADMNISTRASI PERENCANAAN | ||
| 1 | Sesuai dengan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 455 Tahun 2022 tentang POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2021/2022 (Nomor SK disesuaiakan, Tiap tahun Berubah) | ||
| 2 | Sesuai Surat Nomor B-350/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/02/2022 tentang kisi-kisi Ujian Madrasah Tahun 2021/2022 bagi Mapel PAI dan Bahasa Arab (Nomor SK disesuaiakan, Tiap tahun Berubah) | ||
| 3 | Cakupan Materi Ujian Madrasah terdiri dari materi pembelajaran kelas X, XI dan XII dengan persentase 20 % 30 % dan 50 % | ||
| 4 | Tingkat kualifikasi Naskah Soal Ujian Madrasah terdiri dari Level 1 (LOTS), Level 2 (MOTS) dan Level 3 (HOTS) dengan persentase 20 % 50 % dan 30 % | ||
| 5 | Ada POS UM Madrasah dan SK Panitia UM tahun 2021/2022 | ||
| B | ADMNISTRASI PELAKSANAAN | ||
| 6 | Daftar Peserta | ||
| 7 | Kartu Peserta | ||
| 8 | Daftar Hadir Peserta | ||
| 9 | Tata Tertib Peserta | ||
| 10 | Nomor Peserta | ||
| 11 | Jadwal Pengawasan | ||
| 12 | Daftar Hadir Pengawas | ||
| 13 | Tata Tertib Pengawas | ||
| 14 | Denah Ruang | ||
| 15 | Denah Tempat Duduk | ||
| 16 | Daftar Hadir Panitia | ||
| 17 | Berita Acara Pelaksanaan | ||
| 18 | Kartu Ijin Masuk/Terlambat/Pengganti | ||
| 19 | Tanda Pengenal Panitia | ||
| 20 | Tanda Pengenal Pengawas Ruang | ||
| C | PELAKSANAAN UJIAN | ||
| 21 | Madrasah melaksanakan UM secara daring/luring | ||
| 22 | Madrasah memberi penjelasan dan pengarahan kepada Peserta dan Pengawas | ||
| 23 | Madrasah menyiapkan penerangan ruangan secara baik | ||
| 24 | Ruang ujian aman dan layak untuk pelaksanaan UM | ||
| 25 | Madrasah pelaksana UM menetapkan pembagian jadwal untuk setiap peserta ujian berdasarkan protokol 5 M | ||
| 26 | Setiap ruang UM diawasi oleh satu pengawas dengan protokol 5 M | ||
| 27 | Setiap ruang UM ditempel pengumuman yang bertuliskan ”DILARANG MASUK RUANGAN SELAIN PESERTA UJIAN DAN PENGAWAS. TIDAK DIPERKENANKAN MEMBAWA ALAT KOMUNIKASI KE DALAM RUANG UJIAN.” | ||
| 28 | Setiap ruang ujian disediakan denah tempat duduk peserta ujian dengan disertai foto peserta yang ditempel di pintu masuk ruang ujian | ||
| 29 | Gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi UM dikeluarkan dari ruang ujian | ||
| 30 | Jarak antara tempat duduk yang satu dengan yang lain disusun agar antarpeserta sesuai protokol 5 M | ||
| 31 | Ruang, nomor peserta dan administrasi ujian dipersiapkan paling lambat 1 (satu) hari sebelum UM dimulai | ||
| 32 | Pengawas ruang hadir di lokasi pelaksanaan ujian 15 menit sebelum ujian dimulai | ||
| 33 | Peserta ujian melaksanakan ujian sesuai dengan tata tertib yang ada | ||
| D | Laporan Pelaksanaan UMBK | ||
| 34 | Madrasah melaporan Pelaksanaan UM | ||
Jumat, 18 Maret 2022
Maret 18, 2022
Intihak
Administrasi Guru, Galeri, Ujian
No comments
Rabu, 16 Maret 2022
Maret 16, 2022
Intihak
Parenting
No comments
Ngomong-ngomong
Masih asing ya? Saya juga baru dengar pertama hari ini sih 🙈
Mariii kita simak di #parentingsabtu
🥳🥳
Apa lintasan pikiran yang muncul kalau baca curhatan di atas teman-teman?
Kalau saya bacanya gemes 😆
Tapi nyatanya, yang seperti ini tuh banyak!
Dikit-dikit "butuh healing"
Dikit-dikit "butuh self reward"
Dikit-dikit "mental health gue terganggu nih"
Apakah memang begitu nyatanya?
Dan ini terjadi di generasi di bawah kita, di bawah generasi milenial.
Makanya mereka disebut *strawberry generation,* istilah yang pertama kali muncul di Hongkong... apa Cina ya.. apa Taiwan ya, kok lupa 😅
Anak-anak generasi stroberi ini terpapar sosmed yang buanyak buanget. Mereka membaca dan mengakses berbagai konten di sosmed yang bilang butuh healing, baru berhasil dikit udah self reward, *dapat tekanan dikit udah ngeluh merusak mental health.*
Lalu mereka mencocokkan sama kehidupan pribadinya, trus ngerasa _"Eh, sama nih, aku juga depresi, butuh healing."_ hanya bermodal baca sosmed, lalu diagnosis sendiri. Tanpa lewat ahli.
Menurut prof. Rhenald Kasali, strawberry generation ini muncul karena
🟣 orang tua secara ekonomi lebih sejahtera, sehingga *apa maunya anak, diturutin aja*
*Maka lahirlah strawrberry generation, anak-anak muda yang lunak. Dikerasin dikit luka. Ketemu kesulitan, dia kabur, melarikan diri dari kesulitan. Maunya gampang-gampang
🍓🍓🍓
*Jadi apa dong sebab lahirnya generasi stroberi ini?*
🍓 Anak dibesarkan dalam keluarga sejahtera, yang mana semua permintaan anak dituruti oleh orang tuanya.
🍓 Orang tua sibuk, sehingga anak dikasih kompensasi waktu, artinya waktu kebersamaan yang dipake untuk kesibukan orang tua, diganti jadi uang. Atau barang.
🍓 Anak nggak dikasih konsekuensi ketika melakukan kesalahan
🍓 Orang tua punya ekspektasi tidak realistis kepada anak, misalnya di rumah disebut anak hebat, dipanggil prince princess, paling cantik, paling pinter.. sehingga begitu anak keluar rumah, ketemu lingkungan yang lebih pinter, lebih hebat, lebih cantik, dia kaget. Akhirnya anak mudah tersinggung saat ketemu dunia nyata.
🙄🙄🙄🙄
*Terus kalau udah terlanjur tumbuh jadi strawberry generation, gimana dong memperbaikinya?
Ada beberapa cara nih ternyata.
👇🏻👇🏻👇🏻👇🏻
✅ Perbaiki literasi, anak harus pintar membaca di jaman yang serba banjir informasi
Anak harus bisa memilah bacaan, mana yang bener, jangan cuma bermodal satu buku atau satu akun sosmed trus udah menutup mata terhadap pandangan lain, merasa paling tahu.
✅ Hati-hati dengan self diagnosis.
Yang bisa mendiagnosis itu ahli, bukan diri kita sendiri. Apakah memang benar depresi atau cuma nggak mau berjuang?
Jangan-jangan ngaku depresi, padahal mau kabur dari kesulitan 😔
Self diagnosis ini ibarat kita cek darah, trus udah keluar hasil labnya, lalu kita overthinking sakit segala rupa, padahal ketemu dokter juga belum 🥴
✅ Orang tua harus menyiapkan anaknya menjadi lebih hebat dari dirinya, lebih kuat dari dirinya.
Jangan semua maunya anak diturutin, cuma karena anak tantrum dan kita capek dengar nangisnya, udah lah kasih aja anak mau apa. Jangaaann! ❌
*saya banget ini, biar aja dia nangis dulu 😁 agar tahu ga semua bisa langsung didapatkan
✅ Ciptakan suasana belajar yang fun, menyenangkan. Biar anak suka belajar dan ga kabur ketika ketemu tekanan.
✅ Beri anak ruang untuk memilih tantangan, jangan semua-mua-mua kita yang tentukan.
*Anak sukses bukan karena juara kelas, tapi karena mereka jadi juara kehidupan.* 😍
Begitu kata prof. Rhenald Kasali.
Sekiaaann hasil belajar kilat sore ini, semoga generasi anak kita tangguh dan tidak jadi strawberry generation 💪🏻
Selasa, 08 Maret 2022
Maret 08, 2022
Intihak
3 comments
Download Kisi-kisi Ujian Madrasah dan PAT 2022
PELAKSANAAN PAT KELAS 7 DAN 8 MULAI TANGGAL 30 MEI S/D 7 JUNI 2022
Bila ada file belum lengkap, tidak ada atau file corrupt, silakan tinggalkan komentar di bawah
Sabtu, 05 Maret 2022
Rabu, 02 Maret 2022
Maret 02, 2022
Intihak
download, Perangkat Pembelajaran
No comments
Pekan efektif dan minggu efektif TP 2021/2022 SMT Gasal-Genap Kelas 7, 8 dan 9 dapat di download di SINI
Minggu, 27 Februari 2022
Kamis, 24 Februari 2022
Sabtu, 05 Februari 2022
Jumat, 04 Februari 2022
Februari 04, 2022
Intihak
Galeri
No comments
Photo siswa kelas IX thn 2021/2022
Wali Kelas Bu Anggi
Senin, 24 Januari 2022
Kamis, 06 Januari 2022
Januari 06, 2022
admin-mtsalmunir
No comments
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR BAHASA INGGRIS SMP/MTs
KELAS: VII
Tujuan kurikulum
mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap
sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai
melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau
ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi
Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya”.
Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah
“Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab,
peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect
teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan
memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Penumbuhan dan
pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai
pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.
Kompetensi
Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:
|
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) |
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) |
||
|
3. memahami
pengetahuan (faktual, konseptual,
dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata |
4. mencoba,
mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori |
||
|
KOMPETENSI DASAR |
KOMPETENSI DASAR |
||
|
3.1 mengidentifikasi
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi
interpersonal lisan dan tulis yang melibatkan tindakan menyapa, berpamitan,
mengucapkan terimakasih, dan meminta maaf, serta menanggapinya, sesuai dengan
konteks penggunaannya |
4.1 menyusun
teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan menyapa, berpamitan, mengucapkan terimakasih, dan meminta
maaf, dan menanggapinya dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
||
|
KOMPETENSI DASAR |
KOMPETENSI DASAR |
||
|
3.2 |
mengidentifikasi
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi
transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta
informasi terkait jati diri, pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks
penggunaannya. {Perhatikan unsur
kebahasaan dan kosa kata terkait hubungan keluarga; pronoun (subjective, objective, possessive) |
4.2 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan
tindakan memberi dan meminta informasi terkait jati diri, pendek dan
sederhana, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
|
3.3 |
mengidentifikasi
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi
transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta
informasi terkait nama hari, bulan, nama waktu dalam hari, waktu dalam bentuk
angka, tanggal, dan tahun, sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan kosa
kata terkait angka kardinal dan ordinal) |
4.3 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait nama hari, bulan,
nama waktu dalam hari, waktu dalam bentuk angka, tanggal, dan tahun, dengan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai
konteks |
|
3.4 |
mengidentifikasi
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi
transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta
informasi terkait nama dan jumlah binatang, benda, dan bangunan publik yang
dekat dengan kehidupan siswa sehari- hari, sesuai dengan konteks
penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan dan kosa kata terkait article a dan the, plural dan singular) |
4.4 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait nama dan jumlah
binatang, benda, dan bangunan publik yang dekat dengan kehidupan siswa sehari-hari, dengan memperhatikan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
|
3.5 |
mengidentifikasi
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi
transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta
informasi terkait dengan sifat orang, binatang, benda sesuai dengan konteks
penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan be, adjective) |
4.5 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait sifat orang,
binatang, dan benda, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks
dan unsur kebahasaan yang benar dan
sesuai konteks |
|
KOMPETENSI DASAR |
KOMPETENSI DASAR |
||
|
3.6 |
mengidentifikasi
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi
transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta
informasi terkait dengan tingkah laku/tindakan/fungsi orang, binatang, benda,
sesuai dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan kalimat declarative, interogative, simple present
tense) |
4.6 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait tingkah
laku/tindakan/fungsi orang, binatang, dan benda, dengan fungsi sosial,
struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
|
3.7 |
membandingkan
fungsi sosial, struktur teks, dan
unsur kebahasaan beberapa teks
deskriptif lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait
dengan deskripsi orang, binatang, dan benda, sangat pendek dan sederhana,
sesuai dengan konteks penggunaannya |
4.7
teks deskriptif 4.7.1
menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks deskriptif lisan dan tulis,
sangat pendek dan sederhana, terkait orang, binatang, dan benda 4.7.2
menyusun teks deskriptif lisan dan tulis, sangat pendek
dan sederhana, terkait orang, binatang, dan benda, dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks |
|
|
3.8 |
menafsirkan
fungsi sosial dan unsur kebahasaan dalam lirik lagu terkait kehidupan remaja SMP/MTs |
4.8 |
menangkap
makna secara kontekstual terkait dengan fungsi sosial dan unsur kebahasaan lirik
lagu terkait kehidupan remaja SMP/MTs |
KELAS: VIII
Tujuan kurikulum
mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap
sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai
melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau
ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi
Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya”.
Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah
“Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab,
peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect
teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan
memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Penumbuhan dan
pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai
pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.
Kompetensi
Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:
|
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) |
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) |
|
3. memahami
dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata |
4. mengolah,
menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori |
|
KOMPETENSI DASAR |
KOMPETENSI DASAR |
|
3.1 menerapkan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi
interpersonal lisan dan tulis yang melibatkan tindakan meminta perhatian,
mengecek pemahaman, menghargai kinerja, meminta dan mengungkapkan pendapat,
serta menanggapinya, sesuai dengan konteks penggunaannya |
4.1 menyusun
teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan meminta perhatian, mengecek pemahaman, menghargai
kinerja, serta meminta dan mengungkapkan pendapat, dan menanggapinya dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar
dan sesuai konteks |
|
KOMPETENSI DASAR |
KOMPETENSI DASAR |
||
|
3.2 |
menerapkan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional
lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
terkait kemampuan dan kemauan, melakukan suatu tindakan, sesuai dengan
konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan can, will) |
4.2 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait kemampuan dan
kemauan, melakukan suatu tindakan, dengan memperhatikan fungsi sosial,
struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
|
3.3 |
menerapkan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional
lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
terkait keharusan, larangan, dan himbauan, sesuai dengan konteks
penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan must, should) |
4.3 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keharusan,
larangan, dan himbauan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
|
3.4 |
menerapkan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi
interpersonal lisan dan tulis yang melibatkan tindakan menyuruh, mengajak,
meminta ijin, serta menanggapinya, sesuai dengan konteks penggunaannya |
4.4 |
menyusun teks
interaksi interpersonal lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan menyuruh, mengajak, meminta ijin, dan menanggapinya
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang
benar dan sesuai konteks |
|
3.5 |
membandingkan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks khusus dalam bentuk
greeting card, dengan
memberi dan meminta informasi terkait dengan hari-hari spesial, sesuai dengan
konteks penggunaannya |
4.5 |
menyusun
teks khusus dalam bentuk greeting
card, sangat pendek dan sederhana, terkait hari-hari
spesial dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks |
|
3.6 |
menerapkan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional
lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
terkait keberadaan orang, benda, binatang, sesuai dengan konteks
penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan there is/are) |
4.6 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keberadaan orang,
benda, binatang, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
|
3.7 |
menerapkan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional
lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
terkait keadaan/tindakan/kegiatan/ kejadian yang dilakukan/terjadi secara
rutin atau merupakan kebenaran umum, sesuai dengan konteks penggunaannya.
(Perhatikan unsur kebahasaan simple
present tense) |
4.7 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keadaan/tindakan/
kegiatan/kejadian yang dilakukan/terjadi secara rutin atau merupakan
kebenaran umum, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks dan unsur
kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
|
3.8 |
menerapkan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional
lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
terkait keadaan/tindakan/ kegiatan/ kejadian yang sedang
dilakukan/berlangsung saat diucapkan, sesuai dengan konteks penggunaannya.
(Perhatikan unsur kebahasaan present
continuous tense) |
4.8 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keadaan/tindakan/kegiatan/kejadi
an yang sedang dilakukan/ berlangsung saat diucapkan, dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai
konteks |
|
3.9 |
menerapkan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional
lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
terkait perbandingan jumlah dan sifat orang, binatang, benda, sesuai dengan
konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan degree of comparison) |
4.9 |
menyusun teks interaksi
transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan
tindakan memberi dan meminta informasi terkait perbandingan jumlah dan sifat
orang, binatang, benda, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
|
3.10
menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi
transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta
informasi terkait keadaan/tindakan/kegiatan/ kejadian yang dilakukan/terjadi,
rutin maupun tidak rutin, atau menjadi kebenaran umum di waktu lampau, sesuai
dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan simple past tense) |
4.10
menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan
sederhana yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait
keadaan /tindakan/
kegiatan/kejadian yang dilakukan/terjadi, rutin maupun tidak rutin, atau
menjadi kebenaran umum di waktu lampau, dengan memperhatikan fungsi sosial,
struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
||
|
3.11
membandingkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks personal recount lisan dan tulis
dengan memberi dan meminta informasi terkait pengalaman pribadi di waktu
lampau, pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya |
4.11
teks recount 4.11.1
menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks recount lisan dan tulis,
sangat pendek dan sederhana, terkait pengalaman pribadi di waktu lampau
(personal recount) 4.11.2
menyusun teks recount lisan dan tulis, sangat pendek dan
sederhana, terkait pengalaman pribadi di waktu lampau (personal recount), dengan memperhatikan fungsi sosial,
struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks |
||
|
3.12 membandingkan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks khusus dalam
bentuk pesan singkat dan pengumuman/ pemberitahuan (notice), dengan memberi dan meminta informasi terkait kegiatan sekolah, sesuai dengan konteks
penggunaannya |
4.12
teks pesan singkat dan pengumuman/pemberitahuan
(notice) 4.12.1
menangkap makna secara kontekstual terkait dengan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pesan singkat dan
pengumuman/pemberitahuan (notice)
lisan dan tulis, sangat pendek dan sederhana, terkait kegiatan sekolah 4.12.2
menyusun teks khusus dalam bentuk pesan singkat dan
pengumuman/pemberitahuan (notice),
sangat pendek dan sederhana, terkait kegiatan sekolah, dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks |
||
|
3.13 menafsirkan fungsi sosial dan unsur
kebahasaan lirik lagu terkait kehidupan remaja SMP/MTs |
4.13 menangkap
makna secara kontekstual terkait fungsi sosial dan unsur kebahasaan lirik
lagu terkait kehidupan remaja SMP/MTs |
||
KELAS: IX
Tujuan kurikulum mencakup
empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3)
pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi
Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya”.
Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah
“Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab,
peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak
langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik
mata pelajaran serta kebutuhan dan
kondisi siswa.
Penumbuhan dan
pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai
pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.
Kompetensi
Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:
|
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) |
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) |
|
3. memahami
dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata |
4. mengolah,
menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori |
|
KOMPETENSI DASAR |
KOMPETENSI DASAR |
|
3.1 menerapkan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi
interpersonal lisan dan tulis yang melibatkan tindakan menyatakan harapan,
doa, dan ucapan selamat atas suatu kebahagiaan dan prestasi, serta
menanggapinya, sesuai dengan konteks penggunaannya |
4.1 menyusun
teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan menyatakan harapan, doa, dan ucapan selamat atas suatu
kebahagiaan dan prestasi, dan menanggapinya, dengan memperhatikan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
|
KOMPETENSI DASAR |
KOMPETENSI DASAR |
|||
|
3.2 |
menerapkan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional
lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
terkait maksud, tujuan, persetujuan melakukan suatu tindakan/kegiatan, sesuai
dengan konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan to, in order to, so that
(dis)agreement) |
4.2 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait maksud, tujuan,
persetujuan melakukan suatu tindakan/kegiatan, dengan memperhatikan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
|
|
3.3 |
membandingkan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks khusus dalam
bentuk label, dengan meminta dan memberi informasi terkait
obat/makanan/minuman, sesuai dengan konteks penggunaannya |
4.3 |
menangkap makna
secara kontekstual terkait dengan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
teks khusus dalam bentuk label pendek dan sederhana, terkait
obat/makanan/minuman |
|
|
3.4 |
membandingkan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks prosedur
lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait resep makanan/minuman
dan manual, pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya |
4.4 |
menangkap makna
secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
teks prosedur lisan dan tulis, sangat pendek dan sederhana, dalam bentuk
resep dan manual |
|
|
3.5 |
menerapkan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional
lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
terkait keadaan/tindakan/ kegiatan/ kejadian yang sedang dilakukan/terjadi
pada saat ini, waktu lampau, dan waktu yang akan datang, sesuai dengan konteks penggunaannya (perhatikan
unsur kebahasaan present
continuous, past continuous,
will+continuous) |
4.5 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keadaan/tindakan/
kegiatan/kejadian yang sedang dilakukan/terjadi pada saat ini, waktu lampau,
dan waktu yang akan datang, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur
teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
|
|
3.6 |
menerapkan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional
lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
terkait keadaan/tindakan/ kegiatan/ kejadian yang sudah/telah
dilakukan/terjadi di waktu lampau dikaitkan dengan keadaan sekarang, tanpa
menyebutkan waktu terjadinya secara spesifik, sesuai dengan konteks
penggunaannya (perhatikan unsur kebahasaan present perfect tense) |
4.6 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait dengan keadaan/
tindakan/kegiatan/ kejadian yang sudah/telah dilakukan/terjadi di waktu
lampau dikaitkan dengan keadaan sekarang, tanpa menyebutkan waktu terjadinya
secara spesifik, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan yang benar dan sesuai konteks |
|
|
3.7 |
membandingkan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks naratif
lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait fairy tales, pendek dan sederhana,
sesuai dengan konteks penggunaannya |
4.7 |
menangkap makna
secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
teks naratif, lisan dan tulis,
sangat pendek dan sederhana, terkait fairy tales |
|
|
3.8 |
menerapkan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional
lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
terkait keadaan/tindakan/kegiatan/ kejadian tanpa perlu menyebutkan pelakunya
sesuai dengan konteks penggunaannya. (perhatikan unsur kebahasaan passive voice) |
4.8 |
menyusun teks
interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang
melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keadaan /tindakan/
kegiatan/ kejadian tanpa perlu menyebutkan pelakunya dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai
konteks. (perhatikan unsur kebahasaan passive
voice) |
|
|
3.9 |
membandingkan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks information report lisan dan tulis
dengan memberi dan meminta informasi terkait mata pelajaran lain di Kelas IX,
pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya |
4.9 teks information report 4.9.1
menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
teks information report lisan
dan tulis, sangat pendek dan sederhana, terkait topik yang tercakup dalam
mata pelajaran lain di Kelas IX 4.9.2
menyusun teks information
report lisan dan tulis, sangat
pendek dan sederhana, terkait topik yang tercakup dalam mata pelajaran lain
di Kelas IX, dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks |
||
|
3.10
membandingkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa
teks khusus dalam bentuk iklan dengan memberi dan meminta informasi terkait
produk dan jasa, sesuai dengan konteks penggunaannya |
4.10
menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan
unsur kebahasaan teks khusus dalam bentuk iklan, pendek dan sederhana,
terkait produk dan jasa |
|||
|
3.11 menafsirkan fungsi sosial dan unsur
kebahasaan lirik lagu terkait kehidupan remaja SMP/MTs |
4.11 menangkap makna secara kontekstual terkait
fungsi sosial dan unsur kebahasaan lirik lagu terkait kehidupan remaja SMP/MTs |
|||
.png)










